Situs Judi Online – Neymar Dipandang Pengkhianat seperti Luis Figo

Situs Judi Online – Cerita transfer Neymar ke Paris Saint-Germain (PSG) buat bekas presiden Barcelona, Joan Gaspart, turut berkomentar. Tidak hanya mengecam, Gaspart juga menyamai kepergian penyerang 25 th. itu dengan drama Luis Figo.

Figo meninggalkan Camp Nou untuk gabung dengan Real Madrid pada musim panas 2000. Transfer itu buat Figo jadi pemain termahal. Madrid aktifkan klausul pelepasannya sejumlah 45 juta euro (sekitaran Rp 707, 713 miliar).

Tetapi, perpindahan itu buat supporter Barca kecewa serta tidak suka karna bintang asal Portugal itu menyeberang ke markas lawan kekal Barca. Tidak heran saat Figo kembali pada Camp Nou untuk memerankan El Clasico pada 23 November 2002, supporter tuan-rumah melemparkan kepala babi padanya jadi ungkapan kebencian serta penghinaan pada sang penghianat.

Tujuh belas th. sesudah narasi itu, Barca kembali alami hal sama. Azulgrana mesti kehilangan Neymar yang geser ke Paris Saint-Germain (PSG) sesudah club elite Liga Prancis itu menebus klausul pelepasan kontraknya yang bernilai 222 juta euro (sekitaran Rp 3, 4 triliun).

Neymar dengan resmi gabung dengan PSG pada , Situs Judi Online, Kamis (3/8/2017), dengan status pemain termahal didunia. Kepergian penyerang asal Brasil ini didahului isu serta insiden tidak enak, buat supporter geram. Ini yang buat Gaspart memperbandingkan transfer Neymar serupa dengan masalah Figo.

“Saya lihat kondisi ini serupa namun waktu itu Figo sendirian serta saat ini Neymar temaninya, ” tutur Gaspart pada , Situs Judi Online,

“Saya sempat lihat pemain-pemain hebat seperti Maradona serta Ronaldo, yang tambah baik dari Neymar, juga meninggalkan Barca karna ada club beda yang membayar klausul mereka. Namun mereka pergi dengan bermartabat, tanpa ada keributan. Saya tidak suka pada sikapnya dengan club, dengan supporter serta rekan-rekannya. ”,di ambil oleh Situs Judi Online,